Saturday, February 18, 2017

Tebing Breksi yang Semakin Cantik

Pertama kali datang ke Tebing Breksi sekitar bulan Mei 2015. Waktu itu Tebing Breksi baru saja diresmikan oleh Dinas Pariwisata sebagai tempat tujuan wisata untuk menyelamatkannya dari penambangan yang telah berlangsung sejak dulu. Peresmian kala itu dilakukan langsung oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X selaku Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta. Beberapa komunitas penggiat wisata yang ada di Jogja juga ikut diundang dalam acara tersebut. Waktu itu Tebing Breksi hanya berupa bukit kapur yang masih terselamatkan dari penambangan.


Baca juga: Peresmian Tebing Breksi




Setahun lebih telah berlalu dan kini Tebing Breksi sudah banyak berbenah. Bahkan Tebing Breksi saat ini menjadi salah satu tujuan wisata yang wajib dikunjungi di Jogja. Tidak hanya pada akhir pekan atau hari libur saja, setiap hari tempat ini ramai dikunjungi oleh banyak wisata yang didominasi oleh pengunjung dari luar daerah.

Tangga menuju keatas bukit


Dulu untuk bisa sampai keatas bukitnya, butuh sedikit perjuangan karena tidak ada tangga. Hanya ada alat bantu berupa tali tambang yang dikaitkan dari atas kebawah. Sekarang kalau mau naik tinggal lewat tangga yang dibuat dengan cara memahat dinding tebing menjadi sebuah undakan yang cukup cantik.




Dari atas bukit Tebing Breksi ini kita bisa menyaksikan pemandangan kearah Kota Jogja dari Ketinggian.Mulai dari bandara lengkap dengan aktivitas hendak mendarat dan terbang serta perbukitan hijau yang mengelilingi Jogja. Jika cuaca sedang cerah. disebelah utara kita bisa menyaksikan Gunung Merapi yang tampak gagah menjulang tinggi. Namun sayangnya diatas bukit ini belum cukup tertata rapi. Hanya ada beberapa gazebo yang bisa dijadikan sebagai tempat untuk berteduh pada saat panas terik maupun hujan. Seandainya tempat ini ditanami lebih banyak pohon atau bunga-bunga pasti akan lebih terlihat cantik.



Perubahan lain yang cukup mencolok dari Tebing Breksi adalah pahatan-pahat yang ada pada beberapa sisi dinding tebing. Pahatan berupa tokoh pewayangan tersebut semakin menambah cantik pemandangan. Pahatan tersebut merupakan salah satu spot favorit pengunjung untuk berfoto. Sepertinya pada sisi lain juga akan ditambahkan pahatan lagi.

Gunung Merapi tampak dari Tebing Breksi


Tempat parkir ditempat ini juga sudah ditata dengan cukup rapi. Daya tampungnya juga cukup banyak. Mulai dari sepeda motor, mobil, sampai bus pariwisata berukuran besar sekalipun. Dulu tidak ada bus pariwisata yang berani naik sampai ke Tebing Breksi karena jalannya menanjak dengan aspal yang rusak. Tapi sekarang jalan menuju ke Candi Ijo maupun Tebing Breksi sudah menggunakan cor halus sehingga bus pariwisata besar pun berani naik sampai keatas.



Tebing Breksi saat ini masih dikelola oleh warga sekitar yang tergabung dalam Pokdarwis atau kelompok sadar wisata. Untuk bisa masuk ke Tebing Breksi hanya dikenakan tarif parkir Rp 2.000 dan biaya masuk seikhlasnya.




No comments:

Post a Comment