Thursday, June 11, 2015

Paris Tak Seindah yang Dibayangkan

Paris!
Ibukota dari negara Perancis ini mungkin menjadi salah satu kota impian bagi banyak orang, saya termasuk didalamnya. Dulu saya sangat ingin sekali mengunjungi kota yang kata orang adalah kota paling romantis di dunia ini. Apalagi setelah teracuni oleh beberapa film yang mengambil lokasi syuting di kota tersebut.

Menara Eiffel




Menara Eiffel, Musee de Louvre atau Basilika Sacro Couer yang berada disalah satu titik tertinggi di Kota Paris tersebut mungkin adalah tempat yang paling ada dalam daftar yang ingin dikunjungi orang di Paris. Iya, Menara Eiffel memang terlihat sangat romantis dibalut dengan kerlap-kerlip lampu pada malam hari.
Tapi buat saya, Paris tidak seindah dengan apa yang saya bayangkan sebelumnya. Bangunan-bangunan putih yang mendominasi Kota Mode Dunia ini memang terlihat cantik dan menenangkan, tetapi yang membuat Paris menjadi tidak indah adalah tindak kriminalitas yang cukup tinggi.

Pemandangan Kota Paris dari atas Menara Eiffel




Buat saya, untuk masalah kriminalitas Paris tidak lebih baik dari Jogja. Kota yang sudah hampir 2 tahun ini menjadi tempat bermukim saya. Pada hari kedua saat saya berada di Paris, saya pergi ke sebuah toko roti bermaksud untuk membeli sarapan. Ditempat itu sudah banyak orang yang juga sedang mengantri untuk membeli sarapan. Tiba-tiba datang 3 orang berkulit gelap yang menyela antrian saya dan orang lain yang ada di tempat itu untuk langsung menuju ke kasir. Kemudian dengan nada yang cukup keras salah satu dari mereka membentak kasir. Saya sama sekali tidak bisa berbahasa Perancis. Tapi dari bahasa tubuh yang bisa saya tangkap, ketiga orang tersebut mencoba meminta sesuatu namun sang kasir tidak memberinya. Hal ini terlihat pada saat sang kasir memberi mereka beberapa roti, mereka hanya membuangnya saja. Bersyukur adegan tersebut diakhiri dengan perginya ketiga orang tadi tanpa terjadi hal yang lebih parah lagi.



Berhati-hati adalah hal wajib yang harus kita lakukan dimana saja. Begitu juga pada saat menggunakan kereta api bawah tanah atau Metro di Paris. Tindak kriminalitas seperti pencopetan paling sering terjadi di angkutan umum favorit saya di Paris. Dalam perjalanan dari Gare du Nord menuju ke Musee de Louvre seorang turis wanita yang sedang menangis didalam gerbong. Dari cerita yang berhasil saya dengar, dia baru saja kehilangan dompet yang ada didalam tasnya. Kejadian ini semakin meyakinkan saya bahwa cerita tentang tingginya angka kriminalita di Paris memang sangat tinggi.



Tindak kriminalitas lain yang perlu diwaspadai di Paris adalah scam yang biasanya banyak dijumpai dibeberapa tempat wisata yang banyak dikunjungi orang seperti Menara Eiffel dan Musee de Louvre. Beberapa trik yang biasanya dilakukan oleh scamer antara lain dengan mendatangi para turis.Scamer tersebut akan bertanya-tanya darimana asal kita, kemudian mereka akan meminta kita menuliskan nama sekaligus membubuhkan tandatangan dengan alasan sebagai tugas kuliah. Namun setelah selesai bertanya-tanya, mereka akan memaksa kita memberikan uang dalam jumlah yang tidak sedikit. Modus lain yang digunakan scamer adalah dengan berpura-pura menjual cincin. Mereka akan memasuk sesuatu berbentuk seperti cincin kedalam jari kita. Untuk mencegahnya, kita harus mau menolaknya dari awal. Karena jika kita tidak menolak, maka orang tersebut akan memasukan cincin tersebut kedalam jari kita dan membawa kita kesuatu tempat untuk memeras kita. Cincin dengan benang tersebut tidak mudah dilepaskan dari jari.

Musee de Louvre


Jalan-jalan menyusuri Kota Paris sampai larut malam juga bukan sesuatu yang menyenangkan. Banyak gelandangan mabuk dipinggiran jalan di Kota Paris. Mereka adalah salah potensi yang bisa menimbulkan tindak kriminalitas.

Paris memang indah, tapi tak seindah yang dibayangkan.

4 comments:

  1. Walaupun tingkat kriminalitas tinggi tapi paris selalu punya daya tarik tersendiri untuk dikunjungi. Intinya harus selalu waspada ya mas?? Nice share..

    Mampir jga ke blog sederhana kita ya mas..
    http://ranseltravel.com/blog

    ReplyDelete
  2. Suka sekali info ini... Dari cerita kawan2 yg pernah kesana byk yg indah indah saja... Hmmmm sekarang kita bisa tahu sisi lain dari kota Paris. Thanks ya!!

    ReplyDelete
  3. Abis ngalamin pra kejadian, tpi udh biasa pasang mode curiga, mode menolak apapun, alhamdulillah aman smpe swedia.

    ReplyDelete
  4. Abis ngalamin pra kejadian, tpi udh biasa pasang mode curiga, mode menolak apapun, alhamdulillah aman smpe swedia.

    ReplyDelete