Curug Setawing: Curug "Musiman" di Kulonprogo


Kenapa disebut dengan curug musiman? Karena curug ini airnya hanya akan mengalir deras pada saat musim hujan. Sementara pada musim kering, curug ini akan kembali menjadi sebuah tebing yang menjulang tinggi. Curug Setawing lokasinya tidak terlalu jauh dari Grojogan Sewu dan masih berada satu wilayah di Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta. Kata penduduk yang tinggal disana, Curug Setawing baru dibuka untuk umum beberapa bulan yang lalu.


Tidak ada ada pungutan apapun untuk melihat curug yang tingginya kurang lebih 30 meter ini. Namun penduduk desa sebagai pengelola Curug Setawing ini telah menyediakan kotak sumbangan sukarela serta buku tamu yang bisa kita isis demi perbaikan fasilitas yang ada. Penduduk setempat juga telah menyediakan tempat parkir motor yang tarif Rp 2.000.



Untuk menuju ke Curug Setawing, setelah melewati jalur yang sama saat menuju ke Grojogan Sewu kita harus berbelok kanan di pertigaan pasar hewan Jonggrangan. Setelah itu ikuti saja petunjuk yang ada menuruni jalanan menurun cukup tajam menuju ke lokasi parkir Curug Setawing.



Pada saat saya datang ke Curug Setawing, air yang mengalir di curug ini tidak terlalu deras karena memang beberapa hari terakhir ini wilayah ini tidak diguyur hujan. Curug Setawing mungkin lebih tinggi dibandingkan dengan curug-curug lain yang ada di wilayah Jogja. Curug Setawing terlihat seperti mempunyai 2 tingkatan jika dilihat dari bawah.


Curug Setawing berada di tempat yang sangat tenang dan jauh dari kebisingan jalan raya yang sangat cocok dijadikan tempat untuk menenangkan diri. :D

4 comments:

  1. waw waw waw... besok nyepeda ke Pasar Jonggrangan mampirnya ke curug ini nih.

    ReplyDelete
  2. curugnya unik ... kesannya seperti nge-trap, berjenjang jenjang

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, walaupun airnya tidak terlalu besar tapi lumayan tinggi

      Delete