Thursday, February 6, 2014

Punthuk Setumbu - Borobudur Nirwana Sunrise

Untuk sebagian orang, salah satu pemandangan terbaik didunia ini adalah sunrise. Banyak sekali orang yang rela meluangkan waktunya bangun dipagi buta untuk melihat keindahan tersebut. Salah satunya adalah saya. Kali ini saya berkesempatan untuk melihat indahnya matahari terbit itu dari Punthuk Setumbu.

Mungkin nama itu sangat asing untuk beberapa orang. Tapi nama itu sudah cukup dikenal para pemburu matahari tersebut. Saya pun tahu nama tempat itu dari salah satu agen tour dijalan Sosrowijayan Malioboro. Kebetulan ada teman saya dari Belanda datang ke Jogja untuk melihat candi Borobudur. Dia sengaja mencari paket tour di jalan tersebut. Akhirnya kita nemu paket tour ke Borobudur dan sunrise di Punthuk Setumbu. Kata mbak-mbak yang jaga travelnya, ngga bakalan rugi datang kesana.

Jam 4 pagi kita sudah berangkat dari hotel. Waktu yang diperlukan untuk Puthuk Setumbu sekitar 1 jam perjalanan menggunakan mobil dari kota Jogja. Rasanya masih ngantuk banget, tapi demi matahari terbit yang indah. Kami harus rela menahan kantuk.

Punthuk Setumbuk terletak sekitar 4 kilometer dari candi Borobudur. Sampai disana sekitar pukul 5 pagi. Ternyata sudah banyak wisatawan lain yang datang, dilihat dari parkiran yang sudah mulai penuh. Harga tiket di Punthuk Setumbu adalah 15 ribu untuk wisatawan lokal dan 30 ribu untuk wisatawan asing (per-september 2013).

Eitsss.... Sudah sampai di loket tiket bukan berarti sudah bisa menikmati si matahari dengan mudah. Memang untuk menikmati sesuatu yang indah itu kita harus berjuang. Untuk menuju puncak bukitnya, kita harus berjalan menyusuri jalan setapak yang cukup gelap ( ada lampunya si di beberapa titik). Disarankan untuk membawa senter sendiri biar jalannya lebih mudah. Untuk yang tidak terbiasa olahraga atau malas bergerak, perjalanan ke puncak ini cukup melelahkan. Perjalanan dari loket ke puncak sekitar 15 menitan dengan medan yang cukup menanjak.



Di puncak sudah banyak orang yang datang dan bersiap siap mengabadikan moment dengan gadget dan kamera mereka masing masing.

Sekitar pukul 05.30, matahari mulai menanpakan dirinya dari balik gunung. Banyak yang berteriak dan berdecak kagum. Saya beruntung sekali karena pagi ini cuaca sangat cerah, sehingga saya bisa melihat sunrise dengan sangat jelas. Bahkan Borobudur pun bisa terlihat dari sini.








Borobudur dilihat dari puncak bukit


Disini juga terdapat semacam gardu pandang yang bisa digunakan untuk melihat dari tempat yang lebih tinggi.Tapi harus antrinya kalau mau naik, soalnyanya banyak juga yang pengen naik



 Untuk yang hobinya buang air karena udara dingin, nggak usah khawatir. Disini sudah dibangun toilet. Kalau mau ngopi ngopi sambil menikmati pemandangan juga bisa. Ada beberapa penjual kopi seduh yang menggelar dagangannya dipuncak Punthuk Setumbu.
  



No comments:

Post a Comment