Monday, April 16, 2012

Pertama kali naik pesawat terbang & keluar negeri

Agak norak kali ya kalau cerita masalah beginian. Yang pasti sudah banyak orang yang biasa dan bahkan beratus kali naik pesawat, tapi menurut aku setiap orang pernah mengalami sesuatu untuk pertama kalinya. Seperti aku sekarang ini, pertama kali naik pesawat dan juga untuk pertama kalinya keluar negeri. Dulu cuma bisa ngebayangin gimana rasanya berada jauh diatas awan sana. Takut muntah di pesawat. hahaha

Sewaktu kecil, setiap dengar suara pesawat terbang. Aku selalu berlari keluar rumah untuk melihat pesawat yang terbang jauh dilangit sana. Nggak peduli aku lagi makan atau nonton tv, aku bersama anak anak kecil lain berlomba lari keluar rumah dan melambaikan tangan ke pesawat itu. Aku hidup dikampung, jauh dari kota. Kesempatan untuk melihat pesawat sangat langka. Walaupun jauh dan terlihat sangat kecil, kami anak-anak kampung sangat menikmati pemandangan itu. Tapi kita tidak pernah sekalipun bermimpi untuk naik pesawat. Kita cukup tau diri kalau kita hanya anak pelosok.

Akhirnya kesempatan itu datang juga, kesempatan untuk naik pesawat terbang untuk pertama kalinya. Arghhh, rasanya itu kaya nggak percaya. Lebih deg-degan daripada nunggu hasil kelulusan atau nunggu bagi-bagi raport. Mungkin juga lebih dag dig dug daripada nunggu istri lahiran. Ehhh.....aku si belum punya istri, jadi nggak tau gimana rasanya nungguin istri lahiran :p



Kesempatan terbang pertamaku adalah ke Bangkok. Bangkok? rasanya kata itu sudah sangat tidak asing di kepala kita. Selain karena kita sudah biasa dengar di pelajaran Geografi, Bangkok juga sangat popular karena buah-buahan. Jambu bangkok, durian bangkok, pepaya bangkok bahkan sampai ayam pun ada yang namanya ayam bangkok. Jadi penasaran pengen liat buah tersebut ditempat aslinya.

Karena ini penerbangan keluar negeri, aku harus mempunyai Paspor terlebih dahulu. Cukup gampang kok bikin paspor. Tidak perlu jasa calo untuk mengurusnya karena biayanya bisa 2 kali lipat. Waktu itu saya urus sendiri di kantor imigrasi Pemalang, kantor imigrasi terdekat dari tempat tinggalku. Aku tinggal di wilayah kabupaten Batang , Jawa Tengah. Perjalanan dari rumahku ke kantor Imigrasi Pemalang sekitar satu setengah jam mengendari motor.


Nggak terlalu banyak syarat yang harus dibawa untuk bikin paspor
1. Yang pasti harus bawa doit , biayanya waktu itu Rp. 255.000 + Rp.13.000 untuk fotokopi, formulir, map dan sampul buat paspor  (di formulirnya si sebenarnya tertulis gratis,hmmmmmm.......walaupun kecil itu itungannnya korupsi kan?)
2. kartu keluarga asli dan fotokopi
3. Ijazah atau akta lahir asli dan fotokopi
4. Kartu Tanda Penduduk asli dan fotokopi
oh ya selain itu nama, tempat tanggal lahir dan pekerjaan harus sama di semua kartu itu.
untuk informasi lebih lanjutnya bisa di lihat di www.imigrasi.go.id

 
Setelah paspor kita jadi , satu hal lagi yang harus kita butuhin. Yaitu tiket ke tempat tujuan. Sebaiknya beli tiket pulang pergi sekalian. Karena pasti harganya akan sedikit lebih murah. Aku menggunakan air asia jakarta-Bangkok-Jakarta



Karena aku  tinggal jauh dari jakarta, yang pasti saya harus berangkat ke jakarta terlebih dulu. Perjalanan kurang lebih 7 sampe 8 jam dari pekalongan sampai di cibitung menggunakan bis sinar jaya. Malamnya aku akan menginap dulu di tempat sodaraku di Cibitung. Sepertinya perjalananke Jakarta lebih lama ya dari perjalanan ke luar negeri itu sendiri,hehe.....




Semalaman nggak bisa tidur. Sangat sangat nervous, deg-degan rasanya semua campur aduk. Akhirnya malam itu cuma bisa tidur beberapa jam aja. Paginya aku harus tetap berangkat ke bandara dengan mata yang masih agak ngantuk. Cara termudah ke bandara dari Cibitung adalah dengan bis Damri. Shelter bus damri Cikarang berada di depan Plasa Jababeka. Bis berangkat setiap satu jam sekali dengan biaya Rp. 35.000




Perjalanan pagi itu cukup lancar tanpa macet. Kurang lebih setelah 1 jam perjalanan sampai juga di terminal 3 bandara soekarno hatta. Terminal 3 saat ini hanya dioperasikan untuk air asia baik domestik ataupun internasional



Terminal 3 adalah terminal baru dengan konsep modern dan Eco friendly. Berbeda dengan terminal 1 dan terminal 2.
 
Setelah itu langsung aja saya pergi ke pintu keberangkatan. Deket aja dari tempat kita turun damri sudah terlihat cukup jelas.


Sebelum masuk kita di wajibkan untuk menunjukan tiket kita, karena hanya orang yang ada dalam tiket itu yang bisa masuk. Pengantar masuk dari pintu yang berbeda. Sebelum masuk ke ruangan check in terlebih dulu kita melewati pemeriksaan x ray. Setelah itu kita bisa langsung ke konter check in. Pilih sesuai dengan penerbangan kita. Tapi waktu itu konter check in international hanya ada 1. Jadi semua check in dalam satu konter.


Yang dilakukan waktu check in adalah menunjukan paspor, tiket dan membayar airport tax Rp.150.000 untuk penerbangan internasional. Setelah itu kita akan dikasih boarding pass dimana disitu tertulis no tempat duduk kita di pesawat dan di gate berapa kita harus menunggu pesawat


karena aku membawa ransel yang kurang dari 7 kg, aku bisa membawa ransel itu ke kabin.

Setelah mendapatkan boarding pass kita menuju ke ruang tunggu boarding yang berada di lantai 2.


sebelum masuk ruangan tunggu, ada pemeriksaan paspor dari pihak imigrasi. Kemudian ada pemeriksaan barang yang kedua kali dengan x ray. Air minum, gel dan sejenisnya akan diambil, jadi sebaiknya hindari membawa barang barang sejenis itu, karena nantinya akan mereka ambil juga.
Dan akhirnya masuk juga di ruang tunggu
keadaannya cukup nyaman, lantai nya di lapisi karpet


Sekarang disini tinggal nunggu panggilan untuk boarding. Diterminal 3 kita di sediakan bis untuk menuju pesawat Karena letaknya agak jauh.Di dalam bis ini perasaanku sangat tidak karuan, karena disinilah detik detik terakhir menuju kenyataan. Pesawat itu sudah terlihat jelas didepan mata.




Tinggal nunggu pesawat take off. Perjalanan dari jakarta ke bangkok di tempuh kurang lebih selama 3 jam. Pesawat sudah mulai terasa bergerak maju secara perlahan lahan. Dadaku semakin berdegup semakin kencang. Pesawat mulai semakin bergerak cepat dan akhirnya terbang juga, moment itulah yang paling mendebarkans aat pesawat mulai tidak menapak di tanah lagi.Akhirnya mimpiku bisa jadi kenyataan. 3 jam di pesawat juga tetap tidak bisa tidur. Harap harap cemas dengan apa yang akan terjadi. Berdoa setiap saat ada guncangan...hahaha


Setelah terbang kurang lebih 3 jam, tarraaaaaaaaa akhirnya Mendarat Juga di Bandara Suvarnabhumi Bangkok. Aku tidak mau membanding bandingkan airport di Cengkareng sama di sini yang akhirnya nanti bisa bikin sakit hati, hehe....kapan yah Bandara soekarno Hatta bisa jadi sebagus ini




Ini adalah salah satu moment terbaik yang pernah terjadi dalam hidupku, tidak akan pernah lupa dengan kejadian ini. Aku sama sekali bukan orang kaya atau anak dari orang tua yang kaya raya . Aku hanya orang beruntung , seorang pemimpi yang beruntung

3 comments:

  1. heyy,,, ini nova aristanto anak cs yang waktu itu pernah ke langgeran bareng itu bukan y?

    ReplyDelete
    Replies
    1. yang bener banget :D wah ternyata masih ingat juga ya. hehe

      Delete
  2. gpp...aku rasa banyak orang yang belum pernah naik pesawat daripada yang sudah, jadi ceritanya akan selalu menarik menurutku

    ReplyDelete